Manusia dan Kebudayaan





BUDAYA TAWURAN DI KALANGAN PELAJAR

Oleh : Rizki Arima

                 Sejatinya, Manusia dan kebudayaan hampir tidak dapat dipisahkan lagi, setiap individu mempunyai kebudayaannya sendiri menurut ajaran nenek moyang ataupun turun menurun,
Kebudayaan atau budaya dapat diartikan sebagai seluruh sistem gagasan dan rasa, tindakan, serta karya yang dihasilkan manusia dalam kehldupan sehari hari,

setiap Negara pasti mempunyai kebudayaannya masing – masing, Indonesia dikenal memiliki banyak sekali ragam kebudayaan di setiap daerah yang meliputi tari tarian, nyanyian adat atau seni seni yang bisa kita jumpai di setiap daerah, namun di jaman modern ini telah muncul budaya – budaya baru di kalangan masyarakat yang diakibatkan oleh tindakan tindakan rutin yang dilakukan berulang ulang sehingga menimbulkan suatu kebudayaan baru, diantaranya ada yang berbau positif namun banyak juga yang berbau negatif.
                Salah satu budaya yang berbau negatif yang marak terjadi di kalangan masyarakat atau khususnya di kalangan pelajar yaitu Tawuran. Tawuran sudah tidak terdengar asing lagi oleh kuping kita. Tindak tawuran sangat sulit untuk dicegah maupun diatasi oleh kita saat ini, pemerintah sudah mencoba beberapa cara untuk mengurangi angka Tawuran ini, namun sepertinya sangat sulit bagi pemerintah untuk memisahkan kata Tawuran dengan Pelajar, karena tindakan ini sudah menjadi budaya tersendiri di kalangan pelajar. Jika kita lihat lebih lanjut, penyebab terjadinya tindak tawuran biasanya adalah hal sepele, yaitu diantaranya akibat ejek mengejek antar pelajar, ataupun tindak bullying yang dilakukan kepada pelajar di sekolah lain yang akibatnya akan terjadi tindak tawuran yang tidak sedikit menimbulkan korban jiwa. Pastinya hal ini sangat meresahkan masyarakat, banyak masyarakat yang merasa dirugikan akibat tindak tawuran ini, karena pada saat terjadi tawuran sulit untuk mengontrol emosi emosi mereka yang terlibat, akibatnya rumah dan kendaraan warga menjadi korban dari tindak tawuran tersebut,
                Pelaku pelaku tawuran tidak hanya dikalangan pelajar SMA, namun pelajar SMP maupun SD juga sudah banyak yang tertangkap tangan sedang melakukan tindak tawuran ini,hal ini sungguh sangat disayangkan karena calon calon penerus bangsa yang seharusnya menuntut ilmu sebanyak banyaknya agar dapat menggapai cita cita dan memimpin negri ini menjadi lebih baik, namun mereka malah melakukan perbuatan yang sangat tidak pantas dicontoh, sangat miris jika kita lihat kemasa lalu disaat para pemuda pemuda  Indonesia mengerahkan seluruh tenaganya demi membuat Negara ini mencadi lebih baik sampai mempertaruhkan nyawa demi Negara ini , namun yang sekarang terjadi para pemuda di Indonesia malah membuang buang nyawa mereka sendiri.
                Jika kebudayaan sudah melekat di diri seseorang nantinya akan sangat sulit untuk melepas budaya tersebut dikarenakan sudah menjadi tindakan tindakan yang biasa dilakukan berulang ulang. Tugas kita sebagai penerus bangsa adalah menjaga bangsa ini tetap berdiri dan bersama sama melindungi budaya budaya leluhur yang ada serta menjauhi budaya budaya yang berdampak negatif dan merugikan bangsa ini di masa yang akan datang
Previous
Next Post »